Mengembalikan Data yang Hilang Menggunakan Fitur Recovery
Recovery adalah suatu kegiatan yang bertujuan mengembalikan
keadaan suatu objek yang di-recover menjadi seperti semula atau dapat dikatakan
proses mengembalikan objek ke pengaturan dan keadaan pabrik. Dalam konteks ini,
kita berbicara tentang komputer, artinya, jika kita kerucutkan lagi maksud dari
kegiatan recovery di atas, maka maksudnya adalah mengembalikan
keadaan suatu komputer atau PC ke bentuk semula (default). Istilah recovery
biasanya hanya berlaku untuk perangkat lunak (software) seperti sistem operasi,
data yang tidak sengaja dihapus dan sebagainya.
Dari definisi singkat di atas, seharusnya kita sudah mempunyai gambaran tentang tujuan dari kegiatan recovery ini. Biasanya, suatu komputer direcovery karena menemukan masalah yang tidak lazim terjadi. Masalahnya bisa berkaitan dengan kinerja, kecepatan, dan/atau perfoma. Akan tetapi, kebanyakan orang melakukan recovery karena kinerja komputer atau PC sudah mulai melambat bahkan sering hang. Satu deteksi yang kebenaranya mendekati 99% adalah karena feature windows update dari windows bersangkutan tidak dimatikan (disable). Sehingga ketika komputer terhubung ke internet, secara otomatis akan meng-upgrate semua feature dan program yang sudah ketinggalan versi. Jika terus-terusan diupdate, maka memory atau RAM komputer akan memakan ruang yang sangat besar. Semakin banyak kapasitas RAM yang terpakai maka semakin besar pula kemungkinan melambatnya kinerja dan perfoma komputer.
Langsung saja eksekusi. Berikut adalah langkah-langkahnya :




Tidak ada komentar:
Posting Komentar